Camat Wilman Muchtar dan Kasi Trantib Eka Saputra Gerakkan MY DARLING di Padang Selatan

PADANG SELATAN | Bapak Wilman Muchtar merupakan Camat Padang Selatan yang menaruh perhatian besar terhadap persoalan lingkungan perkotaan. Di tengah dinamika wilayah yang padat aktivitas dan pertumbuhan penduduk, persoalan sampah rumah tangga, kebersihan lingkungan, serta rendahnya kepedulian sebagian masyarakat masih menjadi tantangan yang harus dijawab dengan langkah nyata dan berkelanjutan.

Menurut Wilman Muchtar, persoalan lingkungan tidak cukup diselesaikan hanya dengan membersihkan sampah di permukaan. Perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat menjadi kunci utama agar kebersihan benar-benar menjadi budaya. Lingkungan bersih bukan kegiatan sesaat, tetapi kebiasaan yang harus dibangun bersama. Tanpa kesadaran masyarakat, persoalan yang sama akan terus berulang.

Berangkat dari pandangan tersebut, Pemerintah Kecamatan Padang Selatan mendorong lahirnya inovasi pelayanan publik yang mampu menyentuh kesadaran warga hingga ke tingkat rumah tangga. Inovasi itu kemudian diwujudkan melalui program MY DARLING atau Masyarakat Sadar Lingkungan.

Di bawah arahan Camat Padang Selatan, Eka Saputra selaku Kasi Trantib Kecamatan Padang Selatan dipercaya untuk menggagas sekaligus mengawal pelaksanaan MY DARLING di lapangan. Program ini dirancang sebagai gerakan bersama yang melibatkan pemerintah kelurahan, RT dan RW, serta masyarakat sebagai aktor utama perubahan.

Eka Saputra menegaskan bahwa MY DARLING bukan sekadar program kebersihan rutin. Program ini hadir untuk mengubah cara pandang masyarakat, bahwa lingkungan bersih harus dimulai dari rumah sendiri, dari kebiasaan memilah sampah dan menjaga lingkungan sekitar.

MY DARLING dijalankan dengan pendekatan partisipatif, edukatif, dan kolaboratif. Di bawah kepemimpinan Wilman Muchtar, program ini diarahkan agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kehidupan warga di tingkat RT, RW, hingga keluarga sebagai sumber utama persoalan sampah.

Program edukasi menjadi fondasi utama MY DARLING. Sosialisasi sadar lingkungan dilakukan di tingkat RT dan RW, kemudian dilanjutkan dengan edukasi dari rumah ke rumah. Pendekatan ini dinilai efektif karena warga tidak hanya menerima imbauan, tetapi juga pendampingan langsung.

Wilman Muchtar menilai edukasi sebagai kunci keberlanjutan program. Ketika masyarakat sudah paham dan sadar, tanpa diawasi pun mereka akan menjaga lingkungannya sendiri. Inilah tujuan utama dari MY DARLING.

Selain masyarakat umum, MY DARLING juga menyasar generasi muda melalui edukasi lingkungan di sekolah dan pembinaan remaja. Langkah ini dilakukan agar nilai kepedulian terhadap lingkungan tertanam sejak dini dan menjadi bagian dari karakter generasi penerus di Padang Selatan.

Dalam pengelolaan sampah, Eka Saputra bersama jajaran kecamatan dan kelurahan mendorong pemilahan sampah dari sumber, pembentukan bank sampah kelurahan, serta pengolahan sampah organik. Selain mengurangi volume sampah, langkah ini juga membuka peluang ekonomi berbasis lingkungan bagi masyarakat.

Eka Saputra menyampaikan bahwa pihaknya ingin masyarakat melihat sampah bukan hanya sebagai masalah, tetapi juga sebagai potensi jika dikelola dengan benar.

Aksi nyata di lapangan menjadi penguat gerakan MY DARLING. Gerakan Jumat Bersih, aksi drainase bersih, serta penataan kampung bersih dan asri rutin dilaksanakan dengan melibatkan warga, perangkat kelurahan, dan unsur kecamatan.

Selain itu, pengurangan sampah plastik menjadi perhatian khusus. Kampanye bebas sampah plastik dan aksi bersih sampah plastik digelar sebagai bentuk edukasi sekaligus ajakan nyata untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan masyarakat.

Sebagai ujung tombak pelaksanaan, dibentuk Satuan Tugas MY DARLING di setiap kelurahan. Satgas ini berperan dalam monitoring dan evaluasi kebersihan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.

Wilman Muchtar menegaskan bahwa keberhasilan MY DARLING diukur dari keterlibatan warga. Pemerintah hanya berperan sebagai pemantik, sementara kekuatan utama gerakan ini ada pada masyarakat itu sendiri.

Melalui kolaborasi kepemimpinan Camat Padang Selatan Wilman Muchtar dan peran aktif Eka Saputra selaku Kasi Trantib, program MY DARLING diharapkan mampu membentuk budaya sadar lingkungan yang mengakar kuat serta menjadikan Kecamatan Padang Selatan lebih bersih, sehat, tertib, dan lestari.

TIM RMO

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *