PADANG SELATAN | Bagi Rachmad Wijaya, pembangunan bukan sekadar program, tetapi panggilan batin. Anggota DPRD Kota Padang periode 2024–2029 dari Partai Gerindra itu kembali menegaskan komitmennya kepada tanah kelahiran saat mendukung penuh Launching Program My Darling (Masyarakat Sadar Lingkungan) di Kecamatan Padang Selatan.
Rachmad Wijaya merupakan wakil rakyat dari Dapil 5 Kota Padang yang meliputi Padang Timur dan Padang Selatan, serta tercatat sebagai anggota Badan Pengurus Daerah. Kedekatan emosional dengan Padang Selatan menjadi alasan kuat keterlibatannya dalam setiap program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Saya lahir di Padang Selatan. SD, SMP, SMA juga di Padang Selatan. Jadi sudah seharusnya saya berbuat untuk tanah kelahiran saya,” ujar Rachmad Wijaya dengan nada tegas namun emosional.
Menurutnya, kehadiran program My Darling sejalan dengan kebutuhan wilayah yang menuntut kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. Ia menilai, inovasi yang digagas pemerintah kecamatan di bawah kepemimpinan Wilman Muchtar, S.Sos., M.Si., Camat Padang Selatan, merupakan langkah strategis membangun perubahan dari akar rumput.
Rachmad Wijaya juga mengungkapkan kabar penting bagi masyarakat. Tahun ini, Padang Selatan mendapatkan kucuran dana sekitar Rp50 miliar yang difokuskan untuk perbaikan sistem drainase—sektor vital yang selama ini menjadi persoalan klasik wilayah perkotaan.
“Ini kesempatan yang sangat baik. Dana ini harus dipergunakan sebaik-baiknya, transparan, dan tepat sasaran. Drainase yang baik bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga kesehatan dan kenyamanan warga,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan drainase harus berjalan beriringan dengan perubahan perilaku masyarakat. Dalam konteks inilah, My Darling dinilai menjadi penguat, karena membangun kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak merusak fasilitas yang telah dibangun.
Sementara itu, Camat Padang Selatan Wilman Muchtar menyampaikan bahwa dukungan DPRD, khususnya dari Rachmad Wijaya, menjadi energi besar bagi pemerintah kecamatan. Sinergi antara kebijakan legislatif dan inovasi pelayanan publik diyakini mampu mempercepat dampak positif bagi masyarakat.
Wilman Muchtar menilai, My Darling bukan sekadar program seremonial, melainkan gerakan jangka panjang yang memerlukan komitmen bersama—pemerintah, DPRD, dan warga. Dukungan anggaran dan pengawalan kebijakan menjadi faktor kunci keberlanjutan.
Bagi Rachmad Wijaya, keberpihakan kepada Padang Selatan adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai putra daerah. Ia berkomitmen mengawal setiap kebijakan dan anggaran agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kalau lingkungan bersih, drainase baik, masyarakat sehat, maka kualitas hidup akan meningkat. Itulah tujuan kita bersama,” tutup Rachmad Wijaya.
Dengan kolaborasi kuat antara DPRD Kota Padang, Pemerintah Kecamatan Padang Selatan, dan masyarakat, My Darling diharapkan menjadi penggerak kesadaran lingkungan, sekaligus momentum emas memanfaatkan kucuran dana pembangunan untuk masa depan Padang Selatan yang lebih baik.
12
Catatan Redaksi:
Berita ini ditulis dalam format feature human interest untuk menyoroti peran Rachmad Wijaya sebagai wakil rakyat Dapil Padang Timur–Padang Selatan dalam mendukung inovasi lingkungan My Darling serta pengawalan anggaran pembangunan drainase di Padang Selatan.
TIM RMO






