Bupati JKA dan Wabup Rahmat Hidayat Bersama Dispora Sukses Angkat Pacu Kudo 2026 Jadi Event Kebanggaan Daerah

PADANG PARIAMAN | Perhelatan Pacu Kudo 2026 sukses digelar dengan meriah dan menjadi magnet besar bagi masyarakat Sumatera Barat maupun luar daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati John Kenedy Azis bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat, serta dukungan penuh dari Dispora, event tradisional ini berhasil naik kelas menjadi ajang kebanggaan daerah yang sarat nilai budaya, ekonomi, dan pariwisata.

Antusiasme masyarakat terlihat luar biasa sejak hari pertama pelaksanaan. Ribuan penonton memadati arena pacuan kuda untuk menyaksikan perlombaan yang telah menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Minangkabau tersebut. Suasana penuh semangat dan kebersamaan begitu terasa di setiap sudut lokasi kegiatan.

Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa Pacu Kudo bukan sekadar perlombaan, tetapi juga simbol identitas budaya daerah yang harus dijaga dan dikembangkan. Ia menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong event ini agar semakin dikenal secara nasional bahkan internasional.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Pacu Kudo 2026 tidak terlepas dari kerja sama semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, Dispora, tokoh masyarakat, hingga para pelaku usaha lokal. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam menciptakan event yang berkualitas dan berdampak luas.

Sementara itu, Wakil Bupati Rahmat Hidayat menyampaikan bahwa Pacu Kudo juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Kehadiran ribuan pengunjung turut menggerakkan sektor UMKM, perhotelan, transportasi, hingga kuliner lokal.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah bersama Dispora akan terus melakukan pembenahan dari berbagai aspek, termasuk fasilitas penunjang dan sistem penyelenggaraan, agar ke depan Pacu Kudo dapat menjadi event unggulan yang lebih profesional dan berdaya saing tinggi.

Selain menjadi ajang olahraga tradisional, Pacu Kudo juga menjadi ruang silaturahmi masyarakat dari berbagai daerah. Tradisi ini mampu mempererat hubungan sosial serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Minangkabau.

Di sisi lain, para peserta yang berasal dari berbagai daerah menunjukkan performa terbaik mereka dalam setiap pertandingan. Kuda-kuda pacu yang diturunkan merupakan hasil pembinaan serius dari para pemilik dan pelatih yang telah berpengalaman.

Keseruan perlombaan semakin terasa dengan dukungan penonton yang memberikan semangat tanpa henti. Sorak sorai dan tepuk tangan menggema sepanjang jalannya pertandingan, menciptakan atmosfer yang penuh energi dan kegembiraan.

Keberhasilan Pacu Kudo 2026 ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam mengangkat potensi daerah, khususnya di sektor pariwisata berbasis budaya. Event ini dinilai mampu menarik perhatian wisatawan serta memperkenalkan kekayaan tradisi lokal kepada khalayak luas.

Pemerintah daerah bersama Dispora juga berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dalam penyelenggaraan event serupa di masa mendatang. Harapannya, Pacu Kudo tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga ikon daerah yang memiliki daya tarik kuat secara berkelanjutan.

Dengan segala capaian tersebut, kepemimpinan Bupati John Kenedy Azis dan Wakil Bupati Rahmat Hidayat dinilai berhasil membawa Pacu Kudo 2026 menjadi lebih dari sekadar tradisi, melainkan sebuah kebanggaan daerah yang patut dijaga dan dilestarikan bersama.

 

Catatan Redaksi

Event Pacu Kudo 2026 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan komitmen kuat dari pimpinan daerah bersama Dispora mampu mengangkat potensi budaya menjadi kekuatan ekonomi dan pariwisata yang menjanjikan di masa depan.

Wyndoee

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *