KORAMIL 01 PBU | Babinsa Kelurahan Ulak Karang Selatan (UKS), Serma Andi Irawansyah, kembali menunjukkan peran aktifnya dalam membangun wilayah melalui pelaksanaan rapat Rencana Kerja Pembangunan (Rakorbang) bersama unsur kelurahan dan masyarakat setempat. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh kebersamaan di Ulak Karang Selatan.
Rakorbang tersebut dihadiri Lurah Ulak Karang Selatan, unsur LPM, para Ketua RT dan RW, serta tokoh masyarakat. Kehadiran lintas unsur ini menjadi penanda kuat bahwa perencanaan pembangunan wilayah tidak bisa dilepaskan dari partisipasi aktif warga.
Dalam forum itu, Serma Andi Irawansyah menekankan pentingnya menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan program pembangunan yang realistis dan berkelanjutan. Menurutnya, Babinsa hadir bukan hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah.
Sejumlah isu strategis mengemuka dalam rapat, mulai dari kebutuhan infrastruktur lingkungan, kebersihan dan pengelolaan sampah, hingga penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat. Setiap masukan dicatat sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan skala prioritas pembangunan kelurahan.
Tokoh masyarakat yang hadir menyambut baik keterlibatan Babinsa dalam Rakorbang. Mereka menilai kehadiran TNI di tengah forum warga memberi rasa aman sekaligus memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan secara objektif dan terkoordinasi.
Lurah Ulak Karang Selatan menyampaikan bahwa Rakorbang menjadi ruang penting untuk menyatukan persepsi. Sinergi antara pemerintah kelurahan, Babinsa, dan masyarakat dinilai krusial agar program yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan riil warga.
Danramil 01 Padang Barat Utara, Mayor Kav Sukri, menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam Rakorbang merupakan bagian dari komitmen TNI AD mendukung pembangunan di tingkat kelurahan. “Babinsa harus hadir, mendengar, dan ikut mengawal aspirasi masyarakat agar pembangunan berjalan tepat sasaran,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wadanramil 01 PBU Kapten Arm Junardy menambahkan bahwa Rakorbang juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Menurutnya, komunikasi yang terbangun sejak tahap perencanaan akan meminimalkan potensi persoalan di kemudian hari.
Bagi Serma Andi Irawansyah, Rakorbang bukan sekadar agenda rutin. Ia memaknainya sebagai ruang tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa suara warga kecil sekalipun tetap mendapat tempat dalam perencanaan pembangunan wilayah.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan bukan hanya soal fisik, tetapi juga soal proses—bagaimana musyawarah, keterbukaan, dan rasa memiliki dibangun bersama. Ulak Karang Selatan menjadi contoh bagaimana dialog dapat menjadi fondasi kemajuan.
Dengan terjalinnya koordinasi yang baik antara Babinsa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat, diharapkan setiap program yang lahir dari Rakorbang mampu meningkatkan kualitas hidup warga secara bertahap dan berkelanjutan.
Rakorbang di Ulak Karang Selatan pun ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi dan kolaborasi, demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan sejahtera.
Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan kegiatan kewilayahan Babinsa Koramil 01 Padang Barat Utara dalam mendukung proses perencanaan pembangunan partisipatif di tingkat kelurahan.
TIM RMO






