TANAH DATAR, SUMBAR | Pemerintah pusat pada Tahun Anggaran 2025 kembali mengalokasikan dana puluhan miliar rupiah untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur Bendung Batang Sinamar di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu 06 September 2025.
Proyek strategis ini dikerjakan melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera V Padang (BWSS V) dengan menggandeng perusahaan konstruksi nasional, PT Pulau Bintan Bestari, sebagai mitra utama pelaksana.
Pembangunan kali ini difokuskan pada penyelesaian saluran irigasi sekunder sepanjang 2,8 kilometer. Saluran tersebut dirancang untuk mengairi sawah masyarakat seluas kurang lebih 493 hektare, sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Tanah Datar dan sekitarnya.
Meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional
Bendung Batang Sinamar sejak awal dibangun dengan tujuan strategis: memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan intensitas tanam dan hasil produksi padi. Dengan adanya saluran irigasi sekunder yang baru, distribusi air ke petak-petak sawah dipastikan lebih merata dan efisien, terutama untuk lahan pertanian masyarakat yang sebelumnya sangat bergantung pada curah hujan.
Batang Sinamar sendiri merupakan sungai besar yang mengalir melintasi beberapa kabupaten di Sumatera Barat.
Selain menjadi sumber utama irigasi, sungai ini juga menyimpan potensi wisata air dan olahraga, bahkan direncanakan sebagai arena kejuaraan arung jeram nasional.
Namun demikian, kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang pasir ilegal tetap menjadi ancaman serius yang perlu diantisipasi bersama.
PT Pulau Bintan Bestari, Kontraktor Berprestasi
Dalam pelaksanaan proyek ini, PT Pulau Bintan Bestari menunjukkan komitmen penuh terhadap kualitas dan ketepatan waktu pekerjaan.
Perusahaan konstruksi yang telah berpengalaman mengerjakan berbagai proyek berskala nasional ini dinilai mampu menjaga integritas teknis sekaligus mengedepankan transparansi dalam setiap tahapan pembangunan.
Kehadiran PT Pulau Bintan Bestari menjadi nilai tambah bagi masyarakat setempat.
Selain mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, perusahaan juga menegaskan perannya dalam memastikan setiap rupiah anggaran negara benar-benar memberi manfaat nyata bagi petani penerima manfaat.
Kinerja baik tersebut semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap kualitas kontraktor nasional dalam mengelola proyek vital pemerintah.
Kondisi Bendung Saat Ini
Pantauan di lapangan menunjukkan, Bendung Batang Sinamar masih berfungsi dengan baik. Debit air mengalir deras dan terkontrol, menandakan bahwa bendung ini masih memainkan peran penting dalam mendukung sektor pertanian di sekitarnya.
Dengan tambahan jaringan irigasi sekunder yang sedang dibangun, manfaat bendung ini diproyeksikan meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Fungsi Teknis Irigasi Sekunder
Irigasi sekunder sendiri merupakan bagian integral dari sistem irigasi yang bertugas menyalurkan air dari saluran primer menuju lahan pertanian yang lebih kecil, biasanya pada tingkat desa atau kelompok tani.
Sistem ini dilengkapi dengan saluran pembuang, bangunan bagi, bangunan bagi-sadap, bangunan sadap, serta fasilitas pelengkap lainnya, sehingga distribusi air dapat berjalan efektif tanpa mengurangi kualitas pasokan ke petani.
Suara Masyarakat
Masyarakat menyambut baik proyek lanjutan ini. Salah satu petani di Kecamatan Lintau Buo, Ramli (52 tahun), mengungkapkan rasa optimisnya.
“Selama ini kami sering kesulitan air terutama di musim kemarau. Dengan adanya irigasi sekunder yang dibangun pemerintah dan dikerjakan PT Pulau Bintan Bestari, kami berharap sawah kami bisa panen dua sampai tiga kali setahun. Ini tentu akan sangat membantu ekonomi keluarga kami,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Yuni Marlina (45 tahun), warga Nagari Tanjung Barulak.
“Kami lihat pekerjaannya berjalan baik dan serius. Masyarakat di sini berharap proyek ini cepat selesai, karena manfaatnya langsung dirasakan oleh petani,” tuturnya.
Harapan ke Depan
Masyarakat berharap, anggaran besar yang kembali dikucurkan pemerintah sebanding dengan hasil yang diperoleh. Mereka optimistis, dengan sinergi antara pemerintah pusat, BWSS V Padang, serta kontraktor pelaksana PT Pulau Bintan Bestari, proyek Bendung Batang Sinamar akan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani, menjaga ketahanan pangan, sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
TIM







