PADANG PARIAMAN | Sektor kesehatan di Kabupaten Padang Pariaman tengah mencatat sejarah baru. RSUD Padang Pariaman kini resmi membangun Gedung Intensive Cardiac Care Unit (ICCU) senilai Rp2,43 miliar. Fasilitas khusus pasien jantung ini diyakini akan menjadi tonggak penting dalam peningkatan mutu layanan kesehatan di daerah.
Direktur RSUD Padang Pariaman, dr. Syafrinawati, MARS, menegaskan pembangunan ICCU ini bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi simbol komitmen rumah sakit dalam melayani masyarakat dengan lebih cepat, tepat, dan modern.
“Gedung ICCU ini adalah harapan baru bagi kami. Selama ini pasien jantung dari Padang Pariaman sering dirujuk ke Padang atau Bukittinggi karena belum adanya fasilitas intensif di sini. Dengan ICCU, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh. Pelayanan cepat, tepat, dan aman bisa kami hadirkan langsung di RSUD Padang Pariaman,” ungkap dr. Syafrinawati, MARS penuh optimisme, Jumat (22/8/2025).
Dikerjakan Kontraktor Profesional
Proyek ICCU ini dipercayakan kepada kontraktor berpengalaman CV Nafisha dengan nilai kontrak Rp2.435.607.000. Pembangunan berlangsung selama 115 hari kalender, dimulai 6 Agustus hingga 28 November 2025, dengan sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik.
Pimpinan proyek, Datuk Chan Panduko Sandoro, menegaskan seluruh tahapan pembangunan dirancang dengan standar teknis ketat. “Kami menggunakan sistem lantai dengan 18 lubang pondasi, masing-masing sedalam 5 meter. Tujuannya agar bangunan berdiri kokoh, menopang fasilitas medis modern, dan bisa berfungsi jangka panjang,” jelasnya.
Di lapangan, pengawas proyek memastikan seluruh aktivitas dilakukan sesuai prosedur keselamatan. Sebanyak 27 tenaga kerja dilibatkan, semuanya dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD). “Fokus kami sekarang adalah pondasi, karena gedung ICCU ini akan bertingkat. Mutu tidak boleh dikompromikan,” tegasnya.
Harapan Besar dari dr. Syafrinawati, MARS
Bagi RSUD Padang Pariaman, pembangunan ICCU adalah jawaban atas kebutuhan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks. Menurut dr. Syafrinawati, MARS, fasilitas ini akan mengurangi beban pasien dan keluarga yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan perawatan intensif.
“Selama ini pasien jantung harus dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil Padang atau ke rumah sakit lain di Bukittinggi. Kondisi ini tidak hanya menguras waktu dan biaya, tetapi juga berisiko pada keselamatan pasien. Dengan ICCU di Padang Pariaman, harapan kami pasien bisa ditangani lebih cepat sehingga angka keselamatan meningkat,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa ICCU tidak boleh berhenti hanya sebagai bangunan megah, melainkan harus ditopang dengan sumber daya manusia (SDM) medis yang berkualitas. “Kami sudah menyiapkan langkah-langkah pelatihan, perekrutan, dan penempatan tenaga medis profesional. ICCU modern harus dibarengi dengan tenaga dokter dan perawat yang mumpuni,” tambahnya.
Fasilitas Medis Modern
Gedung ICCU yang sedang dibangun akan dirancang dengan memperhatikan standar internasional untuk pelayanan pasien jantung. Rencananya, fasilitas ini dilengkapi dengan ruang perawatan intensif berteknologi tinggi, peralatan pemantauan jantung 24 jam, serta unit pendukung darurat yang siap digunakan setiap saat.
Selain itu, kenyamanan pasien dan keluarga juga menjadi perhatian. Gedung ICCU akan dirancang dengan tata ruang yang nyaman, ventilasi baik, serta ruang tunggu representatif. Hal ini bertujuan agar keluarga pasien bisa merasa lebih tenang saat mendampingi orang terdekat yang sedang dirawat.
Investasi Jangka Panjang untuk Masyarakat
Pembangunan ICCU RSUD Padang Pariaman diharapkan tidak hanya memberi manfaat bagi pasien jantung saat ini, tetapi juga menjadi investasi kesehatan jangka panjang bagi generasi mendatang. Keberadaan fasilitas ini akan memperkuat RSUD sebagai rumah sakit rujukan di wilayah pesisir Sumatera Barat, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit besar di kota lain.
Dr. Syafrinawati, MARS, menekankan, “Kami ingin RSUD Padang Pariaman berkembang menjadi rumah sakit yang modern, terpercaya, dan sejajar dengan rumah sakit besar lainnya. ICCU ini adalah langkah awal menuju transformasi itu. Kami berharap dukungan masyarakat, pemerintah, dan semua pihak agar fasilitas ini bisa segera dimanfaatkan dengan maksimal.”
Komitmen Bersama
Pemerintah daerah, manajemen RSUD, dan kontraktor pelaksana sama-sama menegaskan komitmen untuk menyelesaikan pembangunan ICCU tepat waktu dan sesuai standar mutu. Dengan kerja sama lintas pihak, proyek ini diyakini akan menjadi simbol kemajuan layanan kesehatan di Kabupaten Padang Pariaman.
Dengan adanya ICCU, masyarakat kini memiliki harapan besar. RSUD Padang Pariaman tidak hanya berbenah, tetapi juga melangkah maju untuk memastikan bahwa setiap warga mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik, tanpa terkendala jarak dan keterbatasan fasilitas.
“Kami mempersembahkan pembangunan ini untuk masyarakat. Ini bukan hanya proyek, tetapi bentuk nyata komitmen kami dalam memberikan layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih dekat dengan masyarakat,” pungkas dr. Syafrinawati, MARS.
Wyndoee






